Persoalan Sosial

K. B. Primasanti

Masalah sosial di sekitar kehidupan manusia sangat banyak dan beragam. Bahkan, setiap detik, berita melalui media menyiarkan persoalan sosial yang berbeda. Namun, memilih masalah sosial yang hendak diteliti adalah persoalan lain. Ada beberapa syarat untuk seorang peneliti mengangkat sebuah masalah sosial dalam kelayakan penelitian, yakni: berkaitan dengan teori atau praktik, peneliti memiliki pengetahuan yang memadai mengenai persoalan tersebut, dan ketrampilan perumusan masalah dalam penelitian. Untuk memenuhi kriteria ini, peneliti hendaknya terlebih dahulu memahami beberapa hal mengenai masalah penelitian, misalnya: definisi masalah penelitian, topik penelitian, sumber topik dan masalah penelitian, motivasi memilih masalah penelitian, pertimbangan memilih masalah penelitian, perumusan masalah, tipe masalah (deskriptif, korelasional, kausal, komparatif, multivariat. Dalam bab ini kita akan membahas beberapa hal tersebut.

Definisi Masalah Penelitian

Sekelompok masyarakat dari Desa Sukatani mengharapkan kesuksesan berkali-kali lipat ketika melakukan program transmigrasi. Namun, setelah lima tahun, mereka belum juga merasakan dampak dari transmigrasi seperti yang dijanjikan oleh pemerintah. Beberapa warga mendatangi kantor transmigrasi untuk berdemo. Dari cerita ini, ada ketidaksesuaian antara apa yang diharapkan dengan apa yang terjadi. Silalahi (2009) menyebut masalah sebagai kondisi tidak sesuainya sesuatu yang ideal dengan aktualitasnya. Inilah yang disebut masalah. Namun, tidak semua masalah dapat dapat diteliti menggunakan metode penelitian sosial. Untuk menentukan sebuah masalah dapat diteliti dengan metode penelitian sosial maka perlu dipahami terlebih dahulu mengenai topic penelitian.

Topik Penelitian

Ada beberapa istilah yang digunakan untuk menggantikan istilah topik penelitian, misalnya: Focus study, research topic, research ideas, research issue, research problem. Topik penelitian adalah konsep utama yang dibahas dalam penelitian. Misalnya: anak jalanan, perceraian, pendidikan, dll. Topik penelitian konsep dari masalah penelitian yang dipikirkan peneliti. Topik menelitian hendaknya memiliki definisi baik secara formal maupun material. Merumuskan topik penelitian berfungsi untuk mengisi kekosongan penelitian. Misalnya, akhir-akhir ini marak disiarkan berita mengenai kelompok ‘bonek’ atau ‘bondo nekat’ namun belum ada satu kajian pun yang membahasnya. Maka, perumusan topik mengenai ‘bonek’ ini berguna untuk mengisi kekosongan penelitian. Selanjutnya, topik penelitian juga dimaksudkan untuk replikasi, atau mengulang meneliti topik yang pernah diteliti sebelumnya, memperluas, dan mengembangkan ide-ide baru. Sebuah topik penelitian yang baik memenuhi kriteria sebagai berikut: Researchable (dapat diteliti, waktu tertentu, sumber, data?), topic menarik perhatian pribadi peneliti, berguna secara teoritis, mungkin untuk diterbitkan, memiliki tujuan praktis. Silalahi, Ulber. 2009. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: